klipdong.id

Produksi Konten

B-Roll untuk Video Pendek: Cara Pakai dan Sumber yang Lisensinya Jelas

Kapan b-roll bikin klip lebih jelas, kapan malah ganggu, dan dari mana ambil footage gratis. Lengkap dengan larangan di lisensi Pexels, Pixabay, Coverr, Mixkit, dan aturan CC BY di YouTube.

AldiansyahFounder KlipDong9 menit baca
Dua layar bertumpuk, satu siluet orang berbicara dan satu pemandangan abstrak, dengan bar timeline berpotongan emas dan klaker film polos

Ringkasan

  • Sebelum nyelipin b-roll, tanya dulu: kalau gambar ini dihapus, penonton kehilangan informasi atau cuma kehilangan hiasan?
  • B-roll membantu buat nutup jump cut atau nunjukin hal yang kamu omongin. Kalau gambarnya nutup muka di momen penting atau cuma generik, klipmu jadi kurang enak ditonton.
  • Pexels, Pixabay, Coverr, dan Mixkit gak mewajibkan atribusi alias nyantumin nama pembuat atau sumbernya (di Mixkit, ini berlaku buat video berlisensi Free). Larangan di lisensinya beda-beda, jadi cek tabel lisensi di bawah.
  • Video YouTube gak otomatis boleh kamu pakai. Kalau kreatornya milih lisensi Creative Commons Attribution (CC BY), videonya boleh dipakai ulang asal kamu kasih kredit.
  • Rekaman HP sendiri paling gampang dikontrol, karena gambarnya kamu yang bikin dan bisa kamu sesuaiin sama isi omongan di klipmu.

B-roll adalah rekaman pendukung yang diselipin di atas atau di antara rekaman utama buat nunjukin hal yang lagi diomongin (lihat entri b-roll di glosarium). Buat video pendek, kamu bisa ambil b-roll dari situs stok gratis (baca dulu larangan di lisensinya), dari video YouTube berlisensi Creative Commons Attribution (CC BY), yaitu lisensi yang ngebolehin videonya dipakai ulang asal kamu kasih kredit, atau dari rekaman HP sendiri.

B-roll untuk video pendek: bedanya dengan a-roll

A-roll itu rekaman utamanya, sedangkan b-roll itu gambar yang nempel di atasnya. Contohnya, kamu lagi ngejelasin cara seduh kopi tubruk. Muka kamu yang lagi ngomong itu a-roll. Tangan yang nuang air panas ke gelas itu b-roll. Suaranya tetap dari a-roll, cuma gambarnya yang ganti sebentar.

Umumnya b-roll dipakai buat empat hal: nambah variasi gambar, memperjelas cerita, nyembunyiin bekas potongan atau transisi, dan ngasih konteks. Kalau kamu biasa motong klip dari video panjang (caranya ada di panduan mengubah video panjang jadi klip pendek), fungsi ketiga yang paling sering kamu butuhin: nutup bekas potongan.

Kapan b-roll nolong, kapan malah ganggu?

B-roll jelas berguna di dua situasi. Pertama, buat nutup jump cut (entri jump cut di glosarium). Kedua, buat nunjukin hal yang lagi kamu sebut. Kalau kamu bilang "tombolnya ada di pojok kanan atas", tampilin tombolnya, jadi penonton gak perlu ngebayangin sendiri.

Sebaliknya, b-roll bikin klip susah dinikmati dalam kasus ini:

  • Gambarnya nutup muka kamu pas lagi ngomongin hal yang emosional atau pas kalimat lucunya keluar. Ekspresi kamu yang bikin orang percaya atau ketawa.
  • Gambarnya generik, misalnya orang ngetik di laptop yang ditempel ke kalimat apa aja. Gambar kayak gitu gak nambah informasi apa pun.
  • Gambarnya ganti terlalu sering, jadi penonton belum sempat ngerti isinya.
  • Gambarnya nutup teks penting, misalnya subtitle atau hook teks. Posisi dan aturan subtitle dibahas lengkap di kaidah subtitle Bahasa Indonesia.

Berapa lama durasi satu klip b-roll?

Patokannya bukan hitungan detik. Tahan satu b-roll selama hal yang dijelasin masih diomongin. Misalnya kamu bilang "tuang air panasnya pelan-pelan", gambar tangan nuang air tetap muncul sampai kalimat itu selesai.

Buat ngecek ritmenya, tonton klipmu di HP dengan suara dimatiin. Kalau gambarnya udah ganti padahal kamu belum sempat ngenalin isinya, berarti gantinya terlalu cepat. Kalau gambarnya masih muncul padahal omonganmu udah pindah topik, potong lebih awal. Panjang total klipnya dibahas di durasi ideal klip pendek.

Contoh di klip vertikal: kamu ngomong kalimat pertama ke kamera. Pas nyebut "tangan nuang air panas", gambar pindah ke b-roll tangan nuang air. Setelah kalimat itu selesai, gambar balik ke mukamu.

Sumber b-roll gratis dan apa yang dilarang di lisensinya

Gratis dipakai bukan berarti boleh dipakai buat apa aja. Soal atribusi, keempat situs di tabel ini gak mewajibkannya (di Mixkit, khusus video berlisensi Free), tapi larangannya beda-beda. Isi tabel diringkas dari halaman lisensi resmi tiap situs.

Ringkasan lisensi Pexels, Pixabay, Coverr, dan Mixkit soal atribusi, orang di video, merek, dan jual ulang
SitusAtribusiOrang yang bisa dikenaliMerek & logoJual ulang
PexelsGak wajib, tapi Pexels senang kalau dicantuminJangan ditampilkan buruk atau menyinggungJangan dibikin seolah ngerekomendasiin produkmuGak boleh jual apa adanya atau upload ke situs stok lain
PixabayGak wajibJangan dipakai secara tidak bermoral atau ilegalFootage yang ada merek atau logo jelas gak boleh dipakai komersialGak boleh dijual atau disebar apa adanya
CoverrGak wajibOrangnya punya hak atas citranya buat pemakaian komersialButuh izin pemilik merekGak boleh dijual ulang atau disebar ke layanan lain
MixkitGak wajib (Free License)Cek di tombol View LicenseCek di tombol View LicenseHarus diedit dan ditambah elemen lain dulu, dan gak boleh dilisensikan ulang

Sumber: pexels.com/license, pixabay.com/service/license-summary, coverr.co/license, mixkit.co/license, mixkit.co/terms, dan mixkit.co/llm-info. Syarat lisensi bisa berubah, jadi buka halaman resminya sebelum pakai footage.

Ada juga larangan yang gak muat di tabel tapi gampang kelewat:

  • Pexels dan Pixabay ngelarang footage-nya dijadiin bagian dari merek dagang atau nama usaha.
  • Pixabay ngelarang kontennya dipakai buat menyesatkan orang.
  • Coverr ngelarang videonya dipakai buat melatih AI atau bikin dataset, dan ngelarang kontennya dipakai buat bikin layanan pesaing.
  • Pixabay dan Coverr sama-sama bilang kamu sendiri yang wajib mastiin pemakaianmu gak melanggar hak pihak lain.

Halaman resminya bisa kamu buka di lisensi Pexels, ringkasan lisensi Pixabay, lisensi Coverr, dan lisensi Mixkit. Mixkit punya dua lisensi video, Stock Video Free License dan Stock Video Restricted License, jadi cek lisensi tiap video. Buka teks lengkapnya lewat tombol View License di halaman lisensi Mixkit, terus cek juga Acceptable Use Policy-nya (halaman aturan soal pemakaian yang dilarang) sebelum kamu pakai video yang ada orangnya.

Pertanyaan yang sering muncul: boleh gak footage yang ada orangnya dipakai buat iklan atau endorse? Pexels gak ngebolehin kamu bikin seolah-olah orang atau merek di video itu ngerekomendasiin produkmu. Coverr bilang orang yang bisa dikenali punya hak atas citranya untuk pemakaian komersial. Jadi kalau videomu jualan, lebih aman pilih footage tanpa wajah, misalnya tangan, tempat, atau benda.

Satu hal lagi: syarat monetisasi di platform tempat kamu upload itu aturan yang terpisah dari lisensi situs stok, dan lolos monetisasi bukan berarti kamu boleh pakai video orang. Musik dan efek suara juga punya lisensi sendiri. Panduannya ada di musik dan sound effect bebas hak cipta.

Video YouTube, film, dan TV: kapan boleh dipakai?

Menurut YouTube Help soal jenis lisensi, lisensi bawaan semua unggahan adalah Standard YouTube License. Creative Commons Attribution (CC BY) itu lisensi opsional yang dipilih kreatornya sendiri. Jadi video tanpa label CC BY gak otomatis boleh kamu pakai sebagai b-roll.

Kalau mau pakai video CC BY, ini yang dijelasin di panduan YouTube:

  • Kreditnya berisi judul karya, nama pembuat, sumber (URL), dan info lisensi. Contoh formatnya: Judul video - Nama channel - youtube.com/watch?v=... - Lisensi CC BY.
  • Kredit boleh ditulis sebagai teks di video, disebut lewat narasi, atau ditaruh di deskripsi.
  • Video yang diklaim pemilik hak cipta lewat sistem Content ID YouTube gak bisa diberi lisensi CC BY.
  • Buat nyarinya, pilih Creative Commons di filter pencarian YouTube.

Jangan pakai potongan film, serial, atau acara TV buat b-roll, dan jangan ambil video orang lain dari TikTok atau Instagram. Kalau sebuah video gak punya label lisensi yang jelas (misalnya CC BY di YouTube), anggap aja gak boleh dipakai.

Cara rekam b-roll sendiri pakai HP

Rekaman sendiri gak terikat syarat lisensi situs stok, dan gambarnya bisa kamu sesuaiin sama isi omongan di klipmu. Tetap hati-hati sama wajah orang lain dan logo yang kelihatan jelas. Orang yang kebetulan lewat belum tentu mau mukanya masuk ke kontenmu. Kalau kamu sendiri yang ngomong ke kamera, panduan editnya ada di edit video ngomong sendiri.

Rekam b-roll pakai HP

  1. Catat dulu apa yang kamu sebut di naskah

    Tulis benda, tempat, atau aksi yang kamu omongin. Rekam dulu semua gambar yang ada di catatan itu, baru ambil gambar tambahan kalau masih sempat.
  2. Rekam dengan HP tegak

    Kalau klipmu vertikal, rekam vertikal juga supaya gambarnya gak perlu dipotong atau dibesarin waktu diedit. Pilihan rasio lainnya dibahas di perbandingan rasio 9:16, 1:1, dan 16:9.
  3. Tahan HP biar stabil

    Sandarkan HP ke meja atau pakai tripod kalau ada. Kalau mau bikin gerakan, gerakin pelan dan ke satu arah aja.
  4. Ambil dua jarak

    Rekam satu gambar dekat buat detail dan satu agak jauh buat konteks. Bikin rekamannya lebih panjang dari yang kamu butuh supaya ada ruang buat dipotong.
  5. Cek isi layar sebelum lanjut

    Lihat hasilnya sekilas. Kalau ada wajah orang lain, logo merek, atau info pribadi yang kelihatan jelas, rekam ulang dari sudut lain.

Checklist lisensi b-roll sebelum upload

Apa pun sumber b-roll-nya, coba jalanin checklist ini sebelum kamu upload klipnya:

  1. Catat dari mana footage-nya: situs stok, YouTube, atau rekaman sendiri.
  2. Buka halaman lisensi resmi situsnya dan baca daftar larangannya, termasuk soal orang yang bisa dikenali, merek, dan logo.
  3. Kalau dari Mixkit, cek lisensi videonya: Free atau Restricted.
  4. Kalau dari YouTube, pastiin labelnya CC BY dan kreditnya (judul, pembuat, URL, lisensi) udah ditulis.
  5. Pastiin gak ada potongan film, serial, atau acara TV.

Nambah b-roll otomatis pakai AI

Kalau gak sempat nyari atau ngerekam sendiri, Auto Enhance di KlipDong bisa nambahin b-roll ke klip secara otomatis, bareng subtitle bergaya, hook teks, SFX (efek suara), dan musik latar. B-roll, SFX, musik, dan hook teks masing-masing bisa kamu nyalain atau matiin.

Fitur ini ada di aplikasi Desktop dan di web, dengan aturan yang beda. Di web, gayanya diterapkan per klip, dibayar pakai kredit, dan biayanya tampil di tombol sebelum diproses. Di Desktop, video rekaman sendiri yang durasinya 8 detik sampai 3 menit juga bisa langsung di-enhance.

Setelah hasilnya keluar, tonton dulu dan pakai tes tadi. Kalau b-roll-nya nutup muka di momen penting atau gak nyambung sama omongannya, matiin b-roll buat klip itu. Cara AI milih bagian yang dijadiin klip dibahas di cara kerja AI clipping.

Pertanyaan yang sering diajukan

B-roll itu apa?
B-roll adalah rekaman pendukung yang diselipin di atas atau di antara rekaman utama (a-roll) buat nunjukin hal yang lagi diomongin. Contohnya gambar tangan nuang kopi waktu kamu lagi ngejelasin cara seduh kopi.
Berapa detik durasi satu klip b-roll?
Patokannya bukan hitungan detik. Tahan gambarnya selama hal itu masih diomongin, dan jangan ganti sebelum penonton sempat ngenalin isinya.
Perlu kasih kredit ke Pexels, Pixabay, Coverr, atau Mixkit?
Menurut halaman lisensi resminya, Pexels, Pixabay, dan Coverr gak mewajibkan atribusi, begitu juga Mixkit buat video berlisensi Free. Pexels bilang atribusi gak wajib, tapi senang kalau dicantumin. Larangan lain di lisensinya tetap berlaku, jadi baca dulu halaman lisensi tiap situs.
Boleh pakai footage stok yang ada orangnya buat iklan atau endorse produk?
Hati-hati. Pexels gak ngebolehin kamu bikin seolah-olah orang atau merek di video itu ngerekomendasiin produkmu. Coverr bilang orang yang bisa dikenali punya hak atas citranya untuk pemakaian komersial. Kalau ragu, pilih footage tanpa wajah.
Boleh ambil video dari YouTube, film, atau TV buat b-roll?
Video YouTube tanpa label Creative Commons Attribution (CC BY) gak otomatis boleh kamu pakai. Kalau berlabel CC BY, kreditnya wajib ditulis: judul, pembuat, URL, dan info lisensi. Potongan film, serial, atau acara TV jangan dipakai buat b-roll.

AldiansyahFounder KlipDong

Aldiansyah membangun KlipDong sejak 2025. Berangkat dari pengalamannya sendiri sebagai editor video dan software engineer, ia tahu persis titik paling makan waktu dari mengubah video panjang jadi klip pendek secara manual — dan itu yang mendorongnya bikin KlipDong.

Artikel lain