klipdong.id

Membuat video pendek edukasi dari rekaman kelas, kajian, dan webinar

Buat guru, ustaz, penceramah, dan pengajar kursus yang punya rekaman materi berjam-jam dan pengin sebagian isinya sampai ke TikTok, Reels, dan Shorts.

Ringkasan

  • Satu rekaman kelas atau kajian bisa dipecah jadi beberapa klip, dengan satu poin di tiap klip.
  • Materi dengan slide atau layar tulis cocok pakai Fit Penuh + Blur supaya isinya nggak kepotong.
  • Istilah Arab, rumus, dan nama tokoh di subtitle perlu dicek. Teks subtitle bisa disunting per baris.
  • Di KlipDong web, satu rekaman bisa sampai 8 jam dan 4 GB.
  • Kalau materinya milik lembaga atau orang lain, minta izin dulu sebelum dipotong dan diunggah ulang.

Kalau kamu ngajar atau ngisi kajian, bahannya mungkin udah ada: rekaman kelas Zoom, kajian yang disiarkan langsung di YouTube, atau video materi kursus. Masalahnya, satu poin yang bagus biasanya ada di tengah penjelasan 60 menit, dan orang yang lagi scroll TikTok nggak bakal nemu poin itu kalau harus nonton satu jam dulu. Video pendek edukasi yang kamu potong dari rekaman bisa jadi pintu masuk ke materi lengkapnya.

Membuat video pendek edukasi tanpa rekam ulang

Waktu milih bagian rekaman yang mau dijadiin klip, coba pakai patokan ini:

  • Satu klip, satu poin. Misalnya satu cara ngerjain soal, satu hadis beserta penjelasannya, atau satu kesalahan yang sering dilakuin murid.
  • Kalimat pertama langsung nyebut masalahnya. "Kenapa hasil bagi kamu beda sama kunci jawaban?" lebih jelas daripada "Baik, kita lanjut ke bagian berikutnya".
  • Isi layar kebaca. Kalau ada slide atau tulisan di papan, semuanya harus kelihatan utuh di layar HP.
  • Subtitle benar. Salah tulis istilah di materi pelajaran atau agama bisa ngubah artinya.

Alur kerja di KlipDong buat guru, ustaz, dan pengajar kursus

Langkah dari rekaman materi sampai klip

  1. Siapkan rekaman

    Menurut Zoom Support, rekaman Zoom yang disimpan ke komputer ada di folder Documents/Zoom, dan file videonya berformat MP4. Kajian atau kelas yang udah ada di YouTube cukup ditempel link-nya.
  2. Pilih layout sesuai rekaman

    Pengajar sendirian di depan kamera cocok pakai Center atau Auto (otomatis). Layar presentasi atau tutorial cocok pakai Fit Penuh + Blur atau Fit Penuh + Hitam. Narasumber dan moderator yang duduk berdua cocok pakai Split Screen.
  3. Pilih durasi

    Untuk penjelasan satu konsep, coba 45-90 atau 60-120 detik. Untuk tips singkat, coba 15-30 atau 30-60 detik.
  4. Cek subtitle

    Baca subtitle tiap klip. Betulin istilah Arab, nama tokoh, angka, dan rumus. Kalau slide udah penuh tulisan, pindahkan subtitle ke atas atau matikan di klip itu. Cara kerja subtitle otomatisnya dijelasin di halaman subtitle otomatis bahasa Indonesia.
  5. Isi hook teks dan watermark

    Isi hook teks dengan pertanyaan yang dijawab di klip. Pasang nama lembaga atau akun kamu sebagai watermark teks atau logo.
  6. Potong sendiri kalau perlu

    Kalau kamu tahu menit ke berapa poin pentingnya, bikin klip sendiri dari timeline. Klip yang kamu potong sendiri gratis sampai dirender.

Contoh setelan untuk tiap jenis kreator edukasi

Contoh rekaman, klip, dan setelan KlipDong per jenis kreator edukasi
KreatorRekaman sumberContoh klipSetelan awal
Guru matematikaRekaman kelas Zoom dengan layar tulisSatu cara cepat ngerjain soal pecahanFit Penuh + Blur, 60-120 detik
Ustaz atau penceramahLive kajian di YouTubeSatu hadis dan penjelasan singkatnyaCenter, 45-90 detik, subtitle dicek
Pengajar kursusWebinar dengan slideSatu kesalahan umum peserta dan cara benerinnyaFit Penuh + Blur, 30-60 detik
Dosen atau trainerSeminar dengan moderatorJawaban narasumber atas satu pertanyaanSplit Screen, 45-90 detik

Ini setelan awal. Semua setelan bisa diubah lagi per klip di editor.

Panduan lebih rinci per jenis video ada di halaman potongan video ceramah dan cara potong video Zoom dan webinar. Aturan nulis subtitle yang rapi ada di artikel kaidah subtitle bahasa Indonesia.

Soal izin dan hak cipta materi

Menurut halaman Hak Cipta di YouTube, orang yang membuat karya asli biasanya otomatis memegang hak ciptanya dan memutuskan siapa lagi yang boleh memakainya. Kalau rekaman kajian milik masjid atau lembaga, atau rekaman kelas milik sekolah atau platform kursus, minta izin pengurusnya dulu sebelum dipotong dan diunggah ulang. Konten yang melanggar hak cipta bisa dihapus dari TikTok, sesuai Kebijakan Kekayaan Intelektual TikTok.

Kalau di rekaman ada wajah atau suara murid dan peserta, minta izin mereka atau orang tuanya juga, terutama buat murid di bawah umur.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara membuat video pendek edukasi dari rekaman kelas?
Unggah rekaman kelas ke KlipDong atau tempel link YouTube-nya. Pilih durasi 45-90 atau 60-120 detik buat penjelasan satu konsep, pakai Fit Penuh + Blur kalau ada slide, lalu cek subtitle tiap klip. Pilih klip yang ngebahas satu poin sampai selesai.
Slide presentasi kepotong waktu diubah ke 9:16, gimana?
Pakai mode Fit Penuh + Blur atau Fit Penuh + Hitam. Seluruh frame tetap kelihatan, dan sisa layar diisi latar blur atau hitam. Kalau cuma bagian tertentu yang penting, atur kotak framing manual atau pakai keyframe yang berubah di tengah klip.
Subtitle istilah Arab atau rumus bisa salah?
Bisa salah, karena subtitle ditulis otomatis dari suara di video. Istilah Arab, nama tokoh, dan simbol matematika perlu dicek. Teks subtitle bisa disunting per baris di editor klip, atau dimatikan per klip kalau nggak dibutuhkan.
Bolehkah motong video kajian ustaz lain?
Tergantung izin pemiliknya. Hak cipta ada di pemilik karya. Video yang dipakai tanpa izin bisa kena teguran hak cipta atau klaim Content ID di YouTube, dan bisa dihapus di TikTok. Tanya pengelola channel atau lembaganya dulu.
Durasi video pendek edukasi berapa yang pas?
KlipDong nyediain empat pilihan durasi: 15-30, 30-60, 45-90, dan 60-120 detik. Pilih yang cukup buat satu poin selesai dijelasin. Pembahasan lengkapnya ada di artikel durasi ideal klip pendek.

Sumber

Terakhir dicek